Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang sangat berharga. Tidak hanya untuk wanita, namun juga untuk pria. Namun, seringkali batik pria tidak mendapatkan perawatan yang sama dengan batik wanita. Padahal, cara merawat batik pria agar tetap awet dan indah juga sangat penting.
Cara merawat batik pria agar tetap awet dan indah sebenarnya tidak terlalu sulit. Pertama, pastikan untuk selalu mencucinya dengan tangan menggunakan air dingin dan deterjen yang lembut. Hindari menggunakan mesin cuci agar motif batik tidak rusak. Sebagai ahli tekstil, Prof. Dr. Retno Purwani dari Universitas Indonesia menyarankan, “Jangan pernah merendam batik dalam air terlalu lama karena bisa membuat warnanya pudar.”
Selain itu, jangan pernah menjemur batik langsung di bawah sinar matahari. Lebih baik menjemurnya di tempat yang teduh agar warna batik tetap terjaga. Jika perlu, setrika batik pria dengan suhu rendah saat masih sedikit lembab. Hal ini akan membantu menjaga keindahan motif batik.
Menurut desainer batik terkenal, Denny Wirawan, “Merawat batik bukan hanya sekedar membersihkannya, tetapi juga menjaga keaslian motif dan warnanya.” Oleh karena itu, hindari penggunaan pemutih atau zat kimia berbahaya saat mencuci batik pria. Lebih baik gunakan bahan alami seperti air jeruk nipis atau cuka untuk menghilangkan noda.
Terakhir, simpan batik pria di tempat yang kering dan terlindungi dari serangga. Gunakan gantungan baju khusus untuk batik agar tidak mudah kusut. Dengan perawatan yang tepat, batik pria Anda akan tetap awet dan indah untuk waktu yang lama.
Jadi, jangan remehkan perawatan batik pria. Dengan sedikit usaha, Anda bisa menjaga keindahan dan keaslian batik sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. Jika masih bingung, konsultasikan dengan ahli tekstil atau desainer batik terpercaya untuk mendapatkan tips lebih lanjut tentang cara merawat batik pria agar tetap awet dan indah.